UPB IAIN Kerinci Perkuat Literasi Keislaman melalui Lomba Kitab Kuning dan Tafsir Tiga Bahasa

UPB IAIN Kerinci Perkuat Literasi Keislaman melalui Lomba Kitab Kuning dan Tafsir Tiga Bahasa

SUNGAI PENUH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci melalui Unit Pelaksana Bahasa (UPB) gelar Lomba Baca Kitab Kuning dan Tafsir Al-Qur’an Tiga Bahasa dalam rangka memperingati Bulan Bahasa pada (23–24). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Digital Lantai 3 IAIN Kerinci ini bertujuan melestarikan tradisi intelektual Islam sekaligus meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan berbahasa mahasiswa untuk menghadapi tantangan global.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya perguruan tinggi dalam memperkuat budaya literasi yang mengintegrasikan penguasaan khazanah keislaman klasik dengan kemampuan berkomunikasi lintas bahasa. Lomba baca kitab kuning diarahkan untuk menjaga tradisi keilmuan Islam yang menjadi bagian penting dalam pendidikan Islam, sedangkan lomba tafsir Al-Qur’an tiga bahasa memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan memahami dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an kepada masyarakat dengan latar belakang bahasa yang beragam.

Rektor IAIN Kerinci Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag.,  M.Si., menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membentuk generasi muda Islam yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu berkomunikasi dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Penguasaan ilmu agama dan keterampilan bahasa perlu berjalan beriringan agar mahasiswa mampu menyampaikan nilai-nilai Islam secara luas, dengan tetap mengedepankan prinsip kedamaian, moderasi, dan keterbukaan.

“Kegiatan ini sangat positif karena menggabungkan pelestarian tradisi intelektual Islam dengan penguatan kemampuan bahasa. Kita berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan inklusif kepada masyarakat luas. Inilah salah satu upaya IAIN Kerinci dalam menyiapkan generasi yang berilmu, berdaya saing, dan memiliki wawasan global,” ujar Rektor IAIN Kerinci.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Bahasa (UPB) IAIN Kerinci, Yelni Erniyati, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Bulan Bahasa sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan keilmuan Islam dan keterampilan berbahasa. Melalui perlombaan ini, peserta diharapkan semakin termotivasi untuk mendalami kitab kuning, memahami kandungan Al-Qur’an, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan pengetahuan keagamaan menggunakan tiga bahasa.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa semakin termotivasi untuk mempelajari kitab kuning dan mendalami tafsir Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa. Walaupun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa peserta yang mengundurkan diri secara mendadak, panitia dapat melakukan penyesuaian nomor urut dan jadwal tampil sehingga perlombaan tetap berjalan tertib dan selesai tepat waktu,” ujar Yelni.

Pelaksanaan lomba berlangsung mulai dari tahap pendaftaran hingga babak final. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kendala berupa pengunduran diri sejumlah peserta secara mendadak dapat ditangani panitia melalui penyesuaian nomor urut dan jadwal penampilan, sehingga tidak mengganggu keseluruhan jalannya kompetisi.

Melalui kegiatan ini, UPB IAIN Kerinci berharap semangat literasi dan penguasaan bahasa semakin berkembang di lingkungan kampus. Peringatan Bulan Bahasa juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap bahasa, menjaga tradisi keilmuan Islam, serta mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi keagamaan, kecakapan berbahasa, dan wawasan global dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan inklusif.

Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI 
©2026 IAIN Kerinci