Ahmad Inung
Ada satu jebakan paling halus yang sering kali menjerat kita sebagai manusia: keengganan untuk mengakui bahwa kita telah berbuat salah.
Di dunia yang makin bising ini, kita menyaksikan begitu banyak orang yang sibuk merangkai alasan, mencari pembenaran, dan membangun benteng retorika hanya demi melindungi kesalahannya. Padahal, menutup-nutupi keburukan tidak pernah membuat keburukan itu berubah menjadi kebaikan.
