Formadiksi IAIN Kerinci Putuskan Ketum 2022-2023

Pemilu Formadiksi IAIN Kerinci 2022

SUNGAI PENUH – Forum Mahasiswa Bidik Misi (Formadiksi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jum’at, (21/7) melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk jabatan Ketua Umum (Ketum) periode 2022-2023. Mahasiswa atas nama Ghany Egeunia ditetapkan sebagai Ketum Formadiksi tahun ini dengan perolehan 159 suara diatas Ghozi Febra yang hanya meraih 68 suara.

Agenda Pemilu Ketum Formadiksi kali ini hanya diikuti oleh dua kandidat, nomor urut satu di pegang oleh Ghany, sementara Ghozi berada di nomor urut dua. Ketua panitia, Alpinas Mahendra menyampaikan, putusan Ketum Formadiksi IAIN Kerinci masa jabatan 2022-2023 ini merupakan hasil voting dari seluruh anggota Formadiksi IAIN Kerinci yang juga tergabung dalam Forum Mahasiswa Bidikmisi (FMB) Indonesia.

“Formadiksi IAIN Kerinci merupakan salah satu organisasi yang aktif dalam menjalin hubungan dengan organisasi lain, termasuk juga organisasi Bidikmisi FMB seluruh Indonesia. Hasil voting ini merupakan final dari seluruh jumlah suara yang diperoleh dari anggota Formadiksi IAIN Kerinci,” paparnya.

Menurut Ketum Petahana Formadiksi IAIN Kerinci, Desi Arizona, dirinya mengapresiasi hasil keputusan pemilu tentang Jabatan Ketum Formadiksi IAIN Kerinci yang akan menggantikan posisinya untuk tahun mendatang. Menurutnya, pemilu yang diadakan di Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (UAD) ini sudah berjalan baik dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Saya rasa, saya puas dengan seluruh proses pemilihan dan keputusan ini, semuanya berjalan lancar, semoga ketum yang dipilih dapat menjadi pemimpinan yang bijaksana, siapapun yang terpilih menjadi amanah dalam menjalankan jabatan tersebut, sementara yang belum terpilih dapat bekerja sama dengan baik untuk kemajuan Formadiksi IAIN Kerinci ini sendiri,” ungkapnya.

Prosesi pemilu dimulai dengan agenda orasi masing-masing calon, kemudian dilanjutkan dengan proses voting, dan diakhiri dengan pengukuhan pengurus. Terkait hasil tesebut, Ghany sebagai Ketum Terpilih menyampaikan perihal penguatan aspek koordinasi serta kolaborasi saat ini harus dikedepankan. Dalam keterangannya, Ghany menyorot tentang kemajuan Formadiksi IAIN Kerinci kedepan tidak hanya menjadi tanggung jawab ketua saja, namun harus dilakukan secara sinergi antara setiap anggotanya.

"Alhamdulillah kegiatannya (Pemilu, red.) berjalan sukses, ini merupakan agenda wajib tahunan Formadiksi, pemilihan ketua formadiksi ini juga merupakan sebuah bentuk proses pembelajaran untuk berdemokrasi bagi mahasiswa Bidikmisi. Saya berharap kemajuan forum ini dibangun dengan sinergitas, koordinasi, dan kolaborasi yang sehat,” tutup Ghany.

(Media Center – TIPD)