SUNGAI PENUH, IAIN Kerinci – Setelah berlangsung selama dua hari penuh dengan rangkaian kegiatan yang padat dan sarat makna, Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci tahun 2025 akhirnya resmi ditutup pada Rabu, (20/08), di Aula Gedung Perpustakaan Digital IAIN Kerinci (SBSN). Penutupan ini menjadi momen penting bagi 816 mahasiswa baru dari berbagai program studi yang telah mengikuti kegiatan orientasi sejak kemarin. Suasana penutupan berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai berakhirnya sebuah fase penting dalam kehidupan mahasiswa baru sebelum mereka benar-benar memasuki dinamika dunia perkuliahan.
Kegiatan PBAK 2025 yang dibuka langsung oleh Ketua Senat IAIN Kerinci, Prof. Dr. KH. Asa’ari, M.Ag., ini tentu menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan tradisi akademik dalam menjaga marwah perguruan tinggi. Selain dihadiri jajaran pimpinan kampus dan tokoh masyarakat, acara tersebut turut menghadirkan perwakilan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang bergabung secara daring. Kehadiran PTKI menunjukkan bahwa PBAK IAIN Kerinci memiliki makna strategis, bukan hanya di lingkup lokal, tetapi juga di tingkat nasional sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Dalam sambutannya secara virtual, Direktur PTKI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan PBAK di IAIN Kerinci. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pintu masuk penting bagi mahasiswa baru untuk memahami budaya akademik, nilai keislaman, serta kehidupan kampus.
“PBAK adalah langkah awal untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater. Mahasiswa baru juga perlu dipersiapkan menghadapi isu strategis seperti moderasi beragama, digitalisasi pendidikan, dan peningkatan daya saing global,” jelas pakar ilmu tafsir tersebut.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu membaca peluang di era digitalisasi dan globalisasi, tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki semangat kepemimpinan, kreativitas, serta kepekaan sosial yang berlandaskan etika. Ia menekankan bahwa persaingan global yang semakin ketat menuntut generasi muda untuk memiliki daya saing tinggi dan karakter tangguh agar siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, PBAK tahun ini tidak sekadar menjadi sebuah rangkaian acara yang berkesan, melainkan juga awal dari komitmen IAIN Kerinci dalam mencetak lulusan yang visioner, berkarakter, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja maupun masyarakat.
“Mahasiswa IAIN Kerinci harus mampu membaca peluang di era digitalisasi dan globalisasi, bukan hanya unggul akademik, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan tangguh menghadapi persaingan global,” ujar Rektor
Ketua Panitia PBAK tahun ini, Hj. Syamsarina, M.Ag, menyampaikan syukurnya atas suksesnya kegiatan tahun ini. Ia menilai, keterlibatan mahasiswa baru dalam setiap sesi menunjukkan kesungguhan mereka dalam menyiapkan diri sebagai insan akademik. Menurutnya, kesuksesan ini bukan hanya ditandai oleh kelancaran acara, tetapi juga oleh semangat, antusiasme, dan kedisiplinan mahasiswa baru. Menurutnya, kegiatan PBAK di IAIN Kerinci kali ini sudah tepat sasaran dan berhasil mencapai tujuannya sebagai sarana membangun atmosfer positif dalam kehidupan kampus.
“Alhamdulillah, kegiatan PBAK tahun ini berjalan lancar. Mahasiswa baru menunjukkan semangat belajar yang luar biasa, dan ini menjadi modal awal bagi mereka untuk menempuh perjalanan akademik,” ujarnya.
Rangkaian pembukaan PBAK 2025 juga diisi dengan penyampaian materi akademik dan kemahasiswaan oleh para pimpinan institusi. Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Faizin, M.Ag., memaparkan pentingnya pemahaman kurikulum dan sistem akademik sejak dini agar mahasiswa mampu merancang perjalanan studinya secara terarah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan studi di perguruan tinggi sangat bergantung pada sejauh mana mahasiswa memahami struktur kurikulum, sistem kredit semester (SKS), serta mekanisme evaluasi akademik. Dengan pemahaman yang baik, mahasiswa akan mampu menyusun strategi belajar, menghindari keterlambatan studi, serta mencapai prestasi sesuai bidang keilmuannya.
“Memahami sistem akademik sejak awal akan memudahkan mahasiswa dalam mengelola perkuliahan. Dengan begitu, mereka bisa fokus meraih prestasi sesuai bidang yang digeluti,” jelasnya.
Di sisi lain, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Halil Khusairi, M.Ag., menekankan bahwa mahasiswa bukan hanya peserta didik, tetapi juga agen perubahan sosial yang perlu ditempa melalui kegiatan akademik maupun organisasi intra dan ekstra kampus. Aktivitas berorganisasi, menurutnya, akan melatih kepemimpinan, manajemen waktu, dan kerja tim yang berguna bagi masa depan, sekaligus membangun kemandirian dan solidaritas. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berkolaborasi secara harmonis dengan dosen, berdialog, serta berani menyampaikan ide agar tercipta iklim akademik yang sehat dan partisipatif. Kemudian Ia menjelaskan bahwa PBAK ini harus menjadi titik awal mahasiswa baru dalam membangun jejaring, tanggung jawab kolektif, serta semangat kebersamaan demi terciptanya atmosfer kampus yang produktif dan berorientasi pada kemajuan.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, berorganisasi, dan berkembang. PBAK adalah awal dari sebuah proses panjang. Kami berharap mahasiswa IAIN Kerinci menjadi generasi progresif, berintegritas, dan cepat beradaptasi dengan dinamika zaman,” tegasnya.
Selama Dua hari pelaksanaan PBAK, mahasiswa baru dibekali dengan berbagai materi yang beragam dan komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan visi, misi, dan strategi pengembangan IAIN Kerinci, penguatan organisasi kemahasiswaan, pemahaman moderasi beragama, hingga literasi digital. Seluruh materi diberikan langsung oleh pimpinan kampus, antara lain Wakil Rektor I, Dr. Faizin, M.Ag, Wakil Rektor II, Prof. Dr. Ahmad Jamin, M.Ag, dan Wakil Rektor III, Dr. Halil Khusairi, M.Ag, serta sejumlah narasumber eksternal. Penyampaian materi ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya mengenal sistem akademik, tetapi juga memahami nilai-nilai dasar yang akan membentuk arah kehidupan mereka selama menjadi bagian dari IAIN Kerinci.
Pada hari kedua sekaligus penutupan PBAK 2025, acara diawali dengan penyampaian arahan dari para pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang memperkenalkan berbagai wadah pengembangan minat, bakat, serta potensi diri mahasiswa yang juga diiringi dengan penampilan dari masing-masing UKM tersebut. Melalui sesi ini, mahasiswa baru didorong untuk aktif berorganisasi, mengasah kepemimpinan, melatih kerja sama, serta membangun solidaritas di lingkungan kampus. Penutupan hari kedua turut diwarnai dengan sesi refleksi pengalaman selama mengikuti PBAK, di mana mahasiswa menyampaikan kesan, pesan, dan harapan mereka terhadap perjalanan akademik yang akan dijalani. Dengan rangkaian tersebut, hari terakhir PBAK menjadi momentum penting yang tidak hanya meninggalkan kesan mendalam, tetapi juga meneguhkan komitmen kampus dalam membentuk mahasiswa visioner, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Berakhirnya PBAK tahun ini menandai komitmen IAIN Kerinci sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak generasi muda Islam yang unggul, tangguh, dan berdaya saing. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa yang Berkarakter Pelopor Intelektual di Bidang Pendidikan dan Peradaban”, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga pijakan awal untuk membangun kultur akademik yang progresif. Semangat tersebut sejalan dengan slogan Auto-Cepat yang diusung kampus, yakni menghadirkan percepatan inovasi, kreativitas, serta transformasi keilmuan yang relevan dengan tuntutan zaman. PBAK 2025 pun dipandang sebagai tonggak strategis bagi IAIN Kerinci dalam menyiapkan mahasiswa yang berkarakter, adaptif, dan siap mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa dan peradaban global.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
