Pindah Tugas Ke UIN Imam Bonjol, Kepala Biro AUAK IAIN Kerinci Dijabat Ahmad Yani, SE, M.Si

IAINKERINCI.AC.ID, SUNGAIPENUH – Bertempat di Ruang Pertemuan Kampus Utama IAIN Kerinci di Desa Sungai Liuk Kota Sungai Penuh, hari ini, Kamis (13/12) IAIN Kerinci melaksanakan acara Serah Terima Jabatan Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) dari Drs. Bustari, MM, ke Ahmad Yani, SE. M.Si.

Ahmad Yani, SE, M.Si diberi amanat menjadi Pelaksana Tugas Kepala Biro AUAK, setelah Menteri Agama melantik Drs. H. Bustari, MM menjadi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Imam Bonjol Padang, pada hari Jumat (07/12) lalu.

Dalam sambutannya, Drs. H. Bustari MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor dan seluruh Civitas Akademika IAIN Kerinci atas kerja sama yang baik selama dirinya menjadi Kepala Biro AUAK IAIN Kerinci. “Bagaimanapun saya tida bisa melupakan IAIN Kerinci, karena kampus inilah yang mengantarkan saya ke Jabatan Eselon II,” katanya.

Selanjutnya, Drs. Bustari, MM mengatakan bahwa pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang berhasil mengkader bawahannya sendiri. “Satu kebahagiaan tersendiri bagi saya, bahwa Plt Kepala Biro yang ditunjuk oleh Menteri Agama adalah kader internal IAIN Kerinci, yakni Bapak Ahmad Yani. Semoga jabatan ini bisa didefinitifkan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro AUAK IAIN Kerinci, Ahmad Yani, M.Si dalam sambutannya meminta dukungan dan kerja sama dari semua Civitas Akademika IAIN Kerinci, agar bisa mengemban tugas dan tanggung jawab dengan baik. “Sebenarnya tugas ini sangat berat, karena saat ini saya juga menjabat sebagi Kabag Umum. Namun seberat apapun tugas akan terasa ringan, bila kita jalani dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Selama menjabat sebagai Kepala Biro IAIN Kerinci, Drs. Bustari MM banyak berbuat untuk kemajuan kampus. Salah satunya peningkatan disiplin, pembenahan birokrasi dan administrasi dan tak kalah pentingnya adalah berhasil mendatangkan Menteri Agama RI dalam rangka meresmikan alih status STAIN menjadi IAIN Kerinci.

“Jasa Bapak Bustari kepada kampus ini sangat besar dan tak bisa terlupakan. Oleh karena itu, meski pindah tugas, kami berharap silaturrahim dan komunikasi kita tetap terjalin,” katanya.