SUNGAI PENUH – Agenda Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 Mahasiswa Baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci dibuka, Kamis (24/8). Acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kampus Utama IAIN Kerinci ini mengusung tema ‘Mewujudkan Mahasiswa yang Progresif dan Proaktif Menuju Kampus Puncak Ilmu Pengetahuan’, mahasiswa baru diharapkan sejalan dengan visi dan misi kampus yang hadir sebagai lembaga pendidikan tinggi terbesar di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini sebagai insan yang memiliki karakter kuat dalam khazanah keilmuan dan integritas.
Ucapan selamat datang kepada seluruh calon mahasiswa baru IAIN Kerinci pun disampaikan oleh Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa’ari, M.Ag., dalam sambutannya. Rektor juga menegaskan terkait dengan penguatan karakter keislaman dan keilmuan umum yang harus dipegang oleh setiap mahasiswa, menurutnya, masa depan bangsa tergantung dari bagaimana institusi perguruan tinggi dapat merumuskan dan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, proporsional dan siap pakai di masyarakat nantinya.
“Mahasiswa adalah salah satu tumpuan bangsa untuk memajukan negeri, pembangunan pendidikan sejatinya menjadi salah satu wadah untuk mencetak SDM yang berkarakter Islami, memiliki pengetahuan luas, dan mampu bersikap profesional sesuai dengan bidang yang dikuasainya,” papar Rektor.
Pelaksanaan PBAK institut yang sebelumnya diinisasi dengan kegiatan Pra-PBAK ini hanya akan berlangsung sehari penuh, sementara PBAK fakultas dan jurusan akan dilanjutkan sesudah pelaksanaan PBAK institut berlangsung. Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Kerinci, Defri Ahmad mengatakan bahwa pelaksanaan PBAK institut ini telah dirancang secara optimal atas berbagai pertimbangan supaya rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara efektif dan efisien.
“Sesuai dengan keputusan panitia PBAK tahun ini, PBAK institut hanya dilaksanakan hari ini saja dan untuk PBAK fakultas ataupun jurusan akan dilaksanakan sesudahnya. Pertimbangan ini diambil untuk efisiensi waktu, walaupun begitu kita akan tetap optimalkan kegiatan sampai tuntas,” ujarnya.
Selaku ketua panitia, Defri juga menerangkan bahwa teknis pelaksanaan PBAK institut tahun ini dilaksanakan secara daring dan luring, oleh sebab itu tidak seluruh peserta PBAK hadir di tempat secara langsung. Peserta luring hanya terdiri dari perwakilan setiap jurusan sebanyak lima orang dan sisanya wajib mengikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting.
“Iya benar, PBAK institut ini kita lakukan dengan dua cara, dengan datang langsung dan melalui Zoom. Pertimbangannya memang untuk efisiensi dan optimalisasi kegiatan tetap berjalan dengan baik. Peserta yang hadir langsung hanya lima orang perwakilan setiap jurusan,” tambahnya.
PBAK IAIN Kerinci sudah menjadi kegiatan wajib diikuti bagi setiap calon mahasiswa yang sudah melakukan pendaftaran ulang dan secara resmi diterima sebagai mahasiswa IAIN Kerinci. Sebagai informasi, tahun ini IAIN Kerinci telah menerima sebanyak 640 orang calon mahasiswa yang tersebar di berbagai fakultas dan jurusan. PBAK ini sendiri diharapkan menjadi nilai strategis kampus untuk memberikan bekal penting kepada mahasiswa baru untuk menuntaskan seluruh aktivitas perkuliahan baik di bidang akademik dan non akademik sehingga target kampus mencetak generasi progresif berkarakter dan profesional dapat diwujudkan.
(Media Center – TIPD)
- Log in to post comments
