SUNGAI PENUH - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menyelenggarakan Pengukuhan Guru Profesional dan Yudisium ke-V Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Kamis (15/01) bertempat di Aula Gedung SBSN Perpustakaan Digital IAIN Kerinci. Kegiatan ini diikuti oleh 606 peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan profesi dan dinyatakan lulus sebagai guru profesional.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan akademik tersebut. Prosesi yudisium ini menjadi momentum strategis dalam meneguhkan komitmen IAIN Kerinci untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik yang berkarakter, kompeten, dan berintegritas di tengah dinamika transformasi pendidikan nasional.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK IAIN Kerinci Dr. Eva Ardinal, M.A., menegaskan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru merupakan instrumen fundamental dalam pembangunan mutu pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa PPG tidak hanya berfungsi sebagai sarana sertifikasi, tetapi juga sebagai wahana pembentukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru.
“Pendidikan profesi guru bukan sekadar tahapan administratif, melainkan sebuah proses sistematis dalam membentuk pendidik yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen terhadap mutu pembelajaran. Lulusan PPG FTIK IAIN Kerinci harus mampu menjadi agen transformasi dalam dunia pendidikan,” ujar Dekan.
Dekan juga menekankan pentingnya peran guru dalam membangun peradaban bangsa melalui pembentukan karakter, penguatan literasi, dan internalisasi nilai-nilai kebangsaan serta spiritualitas kepada peserta didik. Di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi, guru dituntut untuk adaptif, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi etika profesi.
Pelaksanaan Yudisium ke-V ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian proses akademik dan profesional yang meliputi perkuliahan, praktik pengalaman lapangan, serta evaluasi dan uji kompetensi. Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk memastikan bahwa lulusan PPG memiliki standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dan regulasi nasional.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dan Kelembagaan IAIN Kerinci Dr. Faizin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan PPG merupakan bagian dari implementasi kebijakan akademik institusi dalam menjamin kualitas lulusan yang sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pendidikan.
“Program Pendidikan Profesi Guru merupakan jembatan antara dunia akademik dan realitas praktik pendidikan di lapangan. Oleh karena itu, lulusan PPG harus mampu mengintegrasikan penguasaan keilmuan dengan keterampilan pedagogik serta etika profesi dalam setiap proses pembelajaran,” ungkap Dr. Faizin.
Dengan jumlah peserta 606 orang, FTIK IAIN Kerinci menunjukkan kapasitas dan konsistensinya dalam menyelenggarakan pendidikan profesi guru secara berkelanjutan dan bermutu. Lulusan PPG diharapkan mampu mengisi kebutuhan guru profesional di berbagai satuan pendidikan, baik madrasah maupun sekolah umum.
Prosesi pengukuhan guru profesional dilaksanakan secara khidmat sebagai bentuk legitimasi akademik dan moral bagi para lulusan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik. Melalui pengukuhan ini, para peserta resmi menyandang status sebagai guru profesional yang siap mengabdi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif bagi para lulusan untuk meneguhkan komitmen terhadap pengembangan mutu pembelajaran, peningkatan kapasitas diri, serta pengabdian kepada bangsa dan negara melalui dunia pendidikan.
Melalui Yudisium ke-V, FTIK IAIN Kerinci menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang berkomitmen dalam mencetak calon pendidik yang profesional, unggul secara akademik, memiliki karakter yang baik, serta berorientasi pada kemajuan peradaban. Dengan demikian, diharapkan para lulusan Program Profesi Guru (PPG) FTIK IAIN Kerinci mampu menjadi agen perubahan dalam lingkungan pendidikan, serta berkontribusi dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang bermutu, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Riki - PUSAT MEDIA DAN PROMOSI
©2025 IAIN Kerinci
- Log in to post comments
